Makalah atau Resume Pengaruh Pelayanan Prima Terhadap Kepuasan Pelanggan
A.
Pengertian Pelayanan Prima
Pelayanan Prima merupakan terjemahan dari istilah"Excellent
Service" yang secara harfiah berarti pelayanan yang sangat baik dan
atau pelayanan yang terbaik sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku atau
dimilki oleh instansi yang memberikan pelayanan.Apabila instansi tersebut belum
memiliki standar pelayanan, maka pelayanan terbaik atau menjadi prima apabila
mampu memuaskan pihak yang dilayani (pelanggan). Jadi pelayanan prima dalam hal
ini sesuai dengan harapan pelanggan. Pelayanan dapat dibedakan menjadi 3 kelompok
(Gonroos, 1990), yaitu:
- Core
Service
adalah pelayan yang ditawarkan kepada pelanggan yang merupakan produk
utamanya misalnya Hotel dengan penyediaan kamarnya
- Facilitating
Service adalah
fasilitas pelayanan tambahan kepada pelanggan misalnya pelayanan
" front office"
- Suporting
Service,
merupakan pelayanan tambahan untuk meningkatkan nilai pelayanan atau untuk
membedakan dengan pelayanan-pelayanan dari pihak pesaing.
B.
Tujuan dan
Manfaat Pelayanan Prima
Tujuan pelayanan prima adalah memberikan pelayanan yang
dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan atau masyarakat serta memberikan fokus
pelayanan kepada pelanggan. Pelayanan prima pada sektor publik didasarkan
pada aksioma bahwa " pelayanan adalah pemberdayaan" sedang untuk
sektor bisnis, pelayanan selalu bertujuan atau berorientasi profile atau
keuntungan perusahaan.
C.
Pelayanan
Mengacu pada Kepuasan Pelanggan
Kepuasan didefinisikan sebagai tingkat perasaan seseorang
setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dirasakan dengan harapannya. Dengan
demikian apabila dikaitkan dengan pelanggan, maka pelanggan akan merasakan
hal-hal sbb :
- Kalau
kinerja dibawah harapan, pelanggan akan kecewa;
- Kalau
kinerja Sesuai harapan, pelanggan akan puas;
- Kalau
kinerja melebihi harapan, pelanggan akan sangat puas
Kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila keinginan atau
harapan pelanggan dapat terpenuhi. Menurut Tjiptono (1997) sedikitnya 3 level
(tingkat) harapan pelanggan , yaitu ;
- Harapan
pelanggan yang paling sederhana berbentuk asumsi " must have "
atau " take it for granted" misalnya berharap perusahaan
penerbangan, menerbangkan sampai tujuan.
- Pada
Level kedua, Kepuasan pelanggan dicerminkan dalam pemenuhan persyaratan
dan atau spesifikasi tertentu. misalnya pergi ke Bank dan tellernya sangat
ramah, informatif dan suka menolong transaksi-transaksi.
- Pada
Level ketiga, pelanggan menuntut suatu kesenangan (delightfulness) atau
jasa yang demikian bagusnya, sehingga membuat pelanggan tertarik.
D.
Konsep
Kualitas Pelayanan Prima
Cristopher Lovelock dalam Product Plus (1994: 178-188)
mengemukakan tentang bagaimana suatu produk bila ditambah dengan pelayanan akan
menghasilkan suatu kekuatan yang memberikan manfaat lebih. Selanjutna Lovelock
mengemukakan diagram dimana terdapat 8 suplemen pelayanan yang terdiri dari :
- Information, proses suatu pelayanan yang
berkualitas dimulai dari suplemen informasi dari produk dan jasa yang
diperlukan oleh pelanggan.
- Consulting, Setelah memperoleh informasi
yang diinginkan, constumer akan membuat suatu keputusan yang seringkali
diperlukan pihak-pihak yang dapat diajak berkonsultasi.
- Undertaking, Penilaian pembeli ditekankan
pada kualitas pelayanan yang mengacu pada kemudahan aplikasi maupun
administrasi pemesanan barang yang tidak berbelit-belit, fleksibel, biaya
murah, syarat ringan dsb.
- Hospitality, Pelanggan yang berusrusan secara langsung ke tempat
transaksi akan memberikan penilaian terhadap sikap yang ramah dan sopan
dari karyawan, ruang tunggu yang nyaman hingga tersedianya toilet yang
bersih.
- Caretaking, Latar belakang pelanggan yang
beragam, menuntut pelayanan yang berbeda-beda
- Exeption, Beberapa pelanggan
kadang-kadang menginginkan pengecualian kualias pelayanan.
- Billing, Pada titik ini penjual harus memperhatikan hal-hal yang
terkait dengan admisnistrasi pembayaran baik mekanisme pembayaran atau
pengisian formulir transaksi.
- Payment, Pada ujung pelayanan, harus
disediakan fasilitas pembayaran berdasarkan pada keinginan pelanggan,
dapat berupa self service payment, transfer bank, credit card dsb.
Belum ada tanggapan untuk "Makalah Pengaruh Pelayanan Prima Terhadap Kepuasan Pelanggan"
Post a Comment